Kehilangan gigi bukan sekadar soal penampilan. Gigi yang hilang membuat beban kunyah bergeser ke gigi lain, gigi di sebelahnya perlahan miring mengisi ruang kosong, gigi lawan pada rahang seberang ikut turun atau naik, dan tulang di bawah ruang kosong itu menyusut karena tidak lagi menerima rangsangan.
Gigi tiruan mengembalikan fungsi kunyah dan bicara, sekaligus menahan gigi-gigi lain agar tidak bergeser. Semakin cepat ruang kosong itu diisi, semakin sedikit perubahan yang harus dikoreksi kemudian.
Pilihan jenis dan bedanya
Yang membedakan bukan hanya harga, melainkan kenyamanan, ketahanan, dan tampilannya.
- Akrilik adalah pilihan paling terjangkau. Bahannya kaku, relatif mudah diperbaiki bila patah, dan bisa ditambah bila kemudian ada gigi lain yang hilang. Basisnya lebih tebal dibanding jenis lain.
- Valplast bersifat lentur dan tidak memakai kait logam, sehingga tidak terlihat saat dipakai dan lebih nyaman bagi sebagian orang. Cocok untuk kehilangan gigi sebagian.
- Thermosens juga lentur dengan bahan yang lebih ringan dan tipis, memberi rasa lebih ringan di mulut.
- Frame logam memakai kerangka logam tipis sebagai basis. Paling kuat dan paling tipis, sehingga langit-langit mulut lebih terbuka dan rasa makanan lebih terasa. Umumnya dipilih untuk pemakaian jangka panjang.
- Kombinasi frame dan valplast menyatukan kekuatan kerangka logam dengan bagian lentur yang tidak terlihat.
Mana yang paling tepat tidak bisa ditentukan dari daftar harga. Yang menentukan adalah berapa gigi yang hilang, di mana letaknya, kondisi gigi yang tersisa sebagai penyangga, dan bentuk tulang rahang Anda.
Gigi tiruan lepasan atau permanen
Gigi tiruan lepasan dapat dilepas sendiri untuk dibersihkan dan dipasang kembali. Biayanya lebih terjangkau dan tidak memerlukan pengikisan gigi tetangga.
Pilihan yang tidak dilepas-pasang — bridge atau implan — terasa lebih menyatu dan tidak perlu dilepas. Konsekuensinya berbeda: bridge mengharuskan gigi tetangga dikikis sebagai penyangga, sementara implan tidak mengikis gigi lain tetapi biayanya paling besar dan prosesnya paling panjang.
Tidak ada satu pilihan yang terbaik untuk semua orang. Yang tepat adalah yang sesuai kondisi gigi, tulang, dan kebutuhan Anda — dan itu ditentukan setelah pemeriksaan.
Masa adaptasi yang perlu Anda ketahui
Ini bagian yang paling sering membuat orang kecewa karena tidak diberitahu sejak awal: gigi tiruan baru selalu terasa asing pada mulanya.
Pada minggu-minggu pertama umum terjadi produksi air liur yang meningkat, rasa penuh di mulut, dan kesulitan mengucapkan huruf tertentu. Mengunyah juga perlu dilatih ulang — mulailah dengan makanan lunak yang dipotong kecil, dan kunyah dengan kedua sisi secara seimbang agar gigi tiruan tidak terungkit.
Keluhan-keluhan itu mereda seiring adaptasi. Yang tidak boleh dibiarkan adalah titik yang menimbulkan luka atau sakit menetap — itu berarti ada bagian yang menekan dan perlu disesuaikan. Jangan menggosoknya sendiri; kembalilah untuk penyesuaian.
Merawat gigi tiruan
Gigi tiruan tetap menumpuk plak seperti gigi asli. Bersihkan setiap hari dengan sikat khusus dan sabun lembut, bukan pasta gigi biasa yang bersifat abrasif dan menggores permukaannya.
Untuk gigi tiruan lepasan, lepaskan saat tidur agar jaringan di bawahnya beristirahat, dan rendam dalam air bersih agar bahannya tidak berubah bentuk. Jangan merendamnya dalam air panas. Gusi dan lidah tetap perlu dibersihkan meski gigi aslinya sudah tidak ada.
Yang menentukan biayanya
Biaya bergantung pada jenis bahan yang dipilih, jumlah gigi yang diganti, dan apakah ada tindakan yang perlu dikerjakan lebih dulu — misalnya pencabutan sisa akar, penambalan gigi penyangga, atau perawatan gusi. Semua itu dijelaskan setelah pemeriksaan dan sebelum pembuatan dimulai.
